Jual Al Quran Tulisan Besar mulai dari Rp. 49.000 sampai Rp. 120.000 tergantung dari jenis Al Quran misal seperti Al Quran Perkata, Al Quran Terjemahan dan Tafsir, Al Quran Wanita atau bahkan Al Quran yang dibuat khusus untuk pesanan event-event special
Untuk melihat berbagai macam harga bisa click disini atau kontak Admin 0812 9594 3596 untuk informasi lebih lanjut
Umat Muslim percaya bahwa Al-Quran di firmankan secara langsung oleh Allah terhadap Nabi Muhammad S.A.W melalui Malaikat Jibril, berjenjang selama 22 tahun, 2 bulan dan 22 hari atau rata-rata selama 23 tahun, di mulai sejak tanggal 17 Ramadan, dikala Nabi Muhammad berumur 40 tahun hingga kematiannya di tahun 632. Umat Muslim menghormati Al-Qur’an sebagai sebuah mukjizat terbesar Nabi Muhammad, sebagai salah satu tanda dari kenabian dan sebagai puncak dari segala pesan suci (wahyu) yang diwariskan oleh Allah semenjak Nabi Adam dan diakhiri dengan Nabi Muhammad. Kata “Quran” disebutkan sebanyak 70 kali di dalam AlQuran itu sendiri.
Berdasarkan sejarah beberapa teman Nabi Muhammad memiliki tanggung jawab menuliskan kembali wahyu Allah berdasarkan apa yang sudah para teman hapalkan. Lantas setelah Nabi Muhammad wafat, para sahabat lantas membentuk dan menuliskan kembali hapalan wahyu mereka. Penyusunan kembali Al-Quran ini digagas oleh Khalifah Utsman bin Affan untuk membuat sebuah penyusunan legal yang disebut susunan Utsman, dengan biasanya menetapkan pola dasar Al-Qur’an saat ini.
AlQuran menjelaskan sendiri bahwa isi dari Al Quran yakni sebuah tanda. Kadang-kadang juga dapat berisi cerita mengenai kisah bersejarah, dan menekankan pentingnya adab. Al-Qur’an diterapkan bersama dengan hadits untuk memastikan undang-undang syari’ah. Dikala melaksanakan Salat, Al-Quran dibaca hanya dalam bahasa Arab.
Seorang moslem yang menghafal isi Al Quran dinamakan Hafiz. Sebagian umat islam membacakan Al Quran dengan bernada, dan tata tertib, yang disebut tajwid. Ketika bulan suci Ramadan, umumnya umat Muslim melengkapi hapalan Al Quran mereka saat melakasanakan salat tarawih. Untuk memperkirakan kemungkinan arti lain dalam Al-Quran, umat Muslim memakai acuan yang disebut tafsir. (Sumber Wikipedia)
